Jumat, 08 Juli 2022

Petik Satu Pembelajaran Hidup

Dear Readers, pagi ini saya menemukan video youtube tentang kisah inspiratif seorang Dewi Sandra Killick. Saya sudah sering menyimak podcast atau apapun tentang kisah hijrahnya.

nirwantikarina.my.id
Beberapa bulan yang lalu, saya berada dalam kondisi yang haus akan sesuatu. tetapi bukan air yang mampu memuaskan rasa haus saya saat itu. Saya paham, bahwa apa yang kita lihat dan kita dengar, mampu mempengaruhi cara berpikir kita. 
Saat itu saya haus akan sesuatu yang bisa dikatakan, motivasi untuk diri saya. Saya akhirnya mencoba mencari di youtube, walau gak tau pasti akan dapat atau bahkan mungkin enggak dapat sama sekali.
Scroll dan scroll, akhirnya koq ketemu video yang menarik hati saya, tentang Dewi Sandra.
Sebagai generasi 90an, saya mengenal Dewi Sandra ketika saya masih SMA ya, I knew her at that time, sebagai penyanyi, aliran RnB kalau saya tidak salah. Saat itu selain musik Pop, kalau gak Ska ya RnB.
Yup.
Hanya sekedar tau, karena ya saat itu kami, generasi 90an cuma terbagi 2 saja, penyuka musik Barat atau Indonesia :)

Singkatnya, saya menyimak podcast itu dan.... saya menemukan sesuatu yang berharga. Sebuah pembelajaran hidup. Sebuah motivasi untuk saya. Katakanlah saat ini gen Z sangat mengagungkan GOOD LOOKING lah ya. Well, I can say, orang yang good looking aja mau lho memperbaiki dirinya, gimana pula yang gak good looking?
Well, gini ya, konteks memperbaiki diri itu berbeda beda tiap individu, karena permasalahan kita juga beda kan. Tapi yang pasti, yang namanya memperbaiki diri itu ya menuju ke pribadi yang lebih baik jika dibandingkan dengan pribadi yang sebelumnya.

Saya jadi teringat ketika PPG di Universitas Negeri Malang, 2018 lalu. Saya Alhamdulillah memiliki rekan rekan sekelas yang mayoritas religius. Selama menjadi teman sekelas mereka, saya mengamati dan banyak belajar. Bahkan saya, di titik tertentu saat itu, jadi sadar, saya belum apa apanya jika dibanding mereka. Saya jadi meneladani mereka.

Ada satu teman saya, yang usianya beberapa tahun diatas saya, bolehlah ya saya memanggilnya "mbak Y". Nah, mbak Y ini, pas di perkuliahan PPG kan, istirahatnya pas jam sholat zuhur ya, saya mengamati, koq kalau tiap jam 9 pagi, dia permisi ke Dosen. TIAP HARI. Pertama saya pikir, ah, paling ke toilet. Tapi waktu yang dia gunakan sampai kembali ke kelas itu, lebih kalau cuma untuk ke toilet. Saya penasaran (maaf mbak hehehe) saya ngikut dong pas hari ke 3 kalau gak salah. Saya menyusul dia permisi. Nah, ternyata dia berwudhu. Terus ke turun tangga ke musholla FMIPA. 
Dia sholat Dhuha.
Satu amalan yang saat itu gak saya pikirin lagi saking sok sibuknya ngerjain tugas perkuliahan PPG. Malu, saya malu sama Allah SWT, sesibuk apa rupanya saya???


8/7/2022
NKarina



Senin, 27 Juni 2022

Lulus Pretest PPG, Bolehkah Berbangga Diri?

 (Sebuah catatan pendek)

Dear Readers, saya teringat dengan pelajaran yang diberikan oleh para guru saya ketika SD, ada sebuah peribahasa berkaitan dengan bertambahnya ilmu seseorang. Saat masih sekolah SD saya belum mampu menalar dan memaknai peribahasa yang disampaikan oleh guru saya, tetapi saat ini ketika saya juga berprofesi sebagai seorang guru, (mungkin) saya sedikit mampu memaknainya.

Guru saya mengatakan, jika bertambah ilmu kita, seyogyanya kita seperti tanaman padi, semakin berisi, semakin menunduk. Benar sekali, peribahasa ini sangat luar biasa jika kita benar-benar mau memaknai dan berliterasi.

Ketika kita lulus pretest PPG 2022, seyogyanya kita semakin mawas diri dan mempersiapkan diri untuk rangkaian proses PPG itu sendiri.
Sebaiknya jauhi sifat jumawa, berbangga diri. Karena, terkadang, bukan orang lain yang mampu menjatuhkan kita, tetapi dengan "sedikit" sikap jumawa, "sedikit' adanya rasa sombong, justru itulah yang akan menggerogoti kita dari dalam, menghancurkan kita dari dalam.

Miris, ketika, rekan satu sekolah Anda ada yang lulus pretest PPG, kemudian ia "sedikit" menyombongkan kemampuannya atas rekannya yang tidak lulus.
Well, ok, lulus itu memang karena (bolehlah saya bilang) "pintar" dalam menjawab soal soal pretest PPG. Tetapi, Good Brain (pintar) saja tidak cukup, kita juga memerlukan Good Attitude yang memadai dan proporsional.
Well said, mari kita perbaiki diri kita kedepannya, saya doakan kita semua mampu menjadi insan yang Good Brain plus Good Attitude. Amin

Short Notes
BP, 27062022
N Karina



Kamis, 10 Maret 2022

PPG 2022 Di Depan Mata, Bagaimana Persiapan Anda?




Dear Readers, saat ini Anda mungkin adalah salah satu guru yang beruntung dan sudah lolos Seleksi Administrasi PPG 2022. Beruntung? Ya, tahukah Anda bahwa setiap perjalanan dalam hidup kita, termasuk dalam perjalanan karir, membutuhkan keberuntungan, atau bahasa kerennya "rezeki".

Saya yakin Anda telah sering mendengar kalimat "Rezeki tidak akan tertukar", atau seperti kalimat ini " Apa yang telah tertakar tak akan tertukar".

Benar sekali, sangat benar. Tetapi sebagai manusia biasa tentunya kita juga harus memiliki usaha untuk meraih rezeki kita tadi, benar bukan?

Salah satu bentuk ikhtiar Anda saat ini mungkin salah satunya adalah belajar untuk menghadapi Ujian Seleksi Akademik PPG 2022 (yang disebut juga dengan Pre Test PPG saat 2017, 2018 dan 2019 lalu). Alur PPG 2022 sedikit berbeda dengan alur PPG  2018 - 2021. Jika dulu calon peserta PPG harus lulus pretest dahulu baru pemberkasan, maka sekarang lolos berkas dulu baru ujian seleksi akademik.Ya, kita semua telah memahami bahwa proses Pendidikan Profesi Guru terus menerus mengalami perubahan yang dinamis, yang pastinya, menurut saya, semakin bagus.

Bicara tentang Ujian Seleksi Akademik, maka Anda harus lulus ujian ini terlebih dahulu sebelum Anda bisa menjadi Calon Peserta PPG 2022.  (Baca : Tips & Trik Lulus Pre Test PPG )

 Telah kita pahami bersama bahwa kuota Peserta PPG 2022 (boleh juga sih kalau mau dibilang Mahasiswa PPG 2022) lebih sedikit dibandingkan jumlah guru yang telah lolos Seleksi Administrasi 2022. Memang benar, guru yang nantinya lolos Seleksi Administrasi dan lulus Seleksi Akademik pasti akan menjadi Mahasiswa PPG, tetapi ada beberapa ketentuan-ketentuan yang mengiringi. Salah satunya ketersediaan kuota. 

Seperti halnya dulu, ada lulusan pretest PPG 2017 baru bisa menjalani PPG di tahun 2020, atau lulusan pretest 2018 yang baru maju PPG di tahun 2021. Hal ini tentu terdapat alasan tertentu, yang kita telah pahami bersama, salah satunya ketersediaan kuota.

Dalam menghadapi ujian Seleksi Akademik PPG tentunya Anda harus mempersiapkan diri Anda sebaik mungkin, semaksimal yang Anda mampu, sehingga Anda lulus Seleksi Akademik dan menjadi Mahasiswa PPG 2022. (Semoga Anda semua lulus. Aamiin).

Anda tentunya dapat mempelajari soal-soal sesuai dengan Kisi-Kisi Seleksi Akademik PPG. Karena hingga saat ini Kisi-Kisi Seleksi Akademik PPG 2022 belum rilis, maka Anda bisa mempelajari kisi-kisi dari tahun sebelumnya, sebagai gambaran tentunya.

Saran saya, jangan pernah meremehkan soal, soal apapun itu. Karena kita tidak akan pernah tahu, soal seperti apa yang akan keluar di ujian kita. Kuasai semua konsep di mapel PPG Anda, apapun itu, usahakan kuasai. Jangan pernah menghindari konsep tertentu yang Anda anggap sulit. Tidak ada yang sulit jika Anda mau berusaha. Kuasailah konsep yang menurut Anda "sulit" itu. Anda bisa mempelajari konsep tersebut dari Youtube misalnya, atau dari sumber lainnya.

Teruslah semangat, perjalanan masih panjang. Teruslah rendah hati, karena di dalam kerendahan hati terkadang mendatangkan persahabatan dan rezeki. Anda tidak akan sanggup berjuang sendirian, berjuanglah bersama-sama, hal itu tentu akan lebih manis :)

Selamat berjuang, Para Pejuang PPG 2022

Best Regards

NKarina (Pejuang PPG 2018)


Kamis, 04 Maret 2021

Tips & Trik Lulus Pretest PPG (Lulus Ujian Seleksi Akademik)

 


Dear Readers,

Sebenarnya telah lama sekali saya ingin berbagi hal ini kepada Anda semua, dan baru sekarang saya bisa meluangkan waktu untuk berbagi ini. Sebagai sesama guru, saya sangat berharap Anda dapat LULUS Pretest PPG, yang "soalnya susah", kata rekan saya kemarin ketika Pretest PPG 2019 November lalu. Jika Anda telah mengalami 1 x tidak lulus Pretest, atau bahkan 2 x tidak lulus, jangan pernah patah semangat, saya yakin Anda bisa LULUS Pretest PPG di kesempatan berikutnya!

Tidak ada soal yang susah, mungkin selama ini faktanya adalah kita kurang menguasai, kurang persiapan, atau kurang jeli dalam membaca soal.

"Susah atau tidaknya soal sebenarnya tergantung dari kesiapan dan mind-set kita sendiri" NKarina

Soal akan terlihat susah ketika kita tidak memahami atau dengan kata lain kita tidak menguasai materi tersebut, juga ketika kita kurang aware terhadap kata kunci soal itu, percayalah, tiap soal sebenarnya memiliki kata kunci yang mengarah ke jawaban yang diminta oleh soal, sebuah jawaban benar menurut soal. Suka tidak suka, mau tidak mau, kita harus membiasakan diri kita untuk jeli dan teliti ketika membaca soal, literasi soal dengan seksama. Tips & Trik ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya ketika mengikuti Pretest PPG 2017 lalu.

Berikut ini adalah Tips & Trik agar Anda Lulus PreTest PPG nantinya (Aamiin, semoga Anda dimudahkan nantinya)

1. Usahakan kuasai materi yang saat ini Anda belum kuasai atau bahkan Anda hindari

Menguasai materi akan sangat membantu kita dalam mengerjakan soal nantinya. Misalnya Anda kurang menguasai Soal-soal TPA (Test Potensi Akademik) maka seyogyanya mulai saat ini silahkan "makan dengan lahap" materi tersebut, sering latihan soal materi tersebut.

Atau misalnya Anda kurang menguasai materi tentang Paedagogi, silahkan pelajari kembali materi tersebut. Saya saat itu kurang menguasai materi Kalor dan Optik, yang pernah juga saya hindari materi ini, tetapi akhirnya saya tersadar, mau sampai kapan saya tidak mampu menguasainya? Sehingga saya memutuskan untuk memperbanyak porsi belajar materi tersebut, dibanding porsi materi lainnya yang telah saya kuasai

2. Latih diri dengan mengerjakan soal-soal latihan Pretest

Setelah Anda mempelajari dan menguasai materi, saatnya Anda menguji diri Anda sendiri dengan cara berlatih soal. Ingatkah Anda dengan peribahasa "Lancar Kaji Karena Diulang?" saya pikir peribahasa ini sangat tepat dalam kondisi kita sekarang. Telah banyak blog atau berbagai grup yang membagikan latihan soal, ada baiknya mulai saat ini Anda berlatih, jangan pernah malu belajar dan belajar, walau kadang rekan kita bercanda "belajar melulu, kapan lulusnya" (sebenarnya seharusnya beliau tidak perlu bercanda seperti ini, dan kita perlu kuatkan diri untuk tidak membiarkan diri kita mendapatkan negative vibes dari candaannya)

Mulai saat ini, kuatkan diri Anda dengan terus latihan soal ! Semangat! Oh iya, dalam proses latihan soal ini, jangan pernah memilah-milah materi soal, jika ada soal, langsung selesaikan, ada lagi tipe lain, langsung kerjakan, kita tidak boleh meremehkan soal apapun materinya :)

3. Ketika Ujian, Datanglah lebih awal dari Jadwal Ujian Anda

Hal ini agar persiapan kita yang telah kita susun selama beberapa waktu tidak ambyar begitu saja gara-gara terlambat misalnya!

Datang di awal waktu memiliki banyak sisi positif, salah satunya Anda tidak terburu-buru. Jika kita dalam kondisi terburu-buru, percayalah, secara psikologis Anda pun akan mengalami penurunan rasa percaya diri.

Saat saya ujian Pretest saya mendapatkan tempat Ujian yang jauh dari tempat tugas saya, jika saya paksakan berangkat dari rumah, maka sudah dapat dipastikan saya akan terlambat, karena saya mendapatkan Jadwal Ujian pagi jam 07.00 wib. Sedang jarak dari rumah saya ke lokasi ujian sekitar 2-3 jam perjalanan menggunakan angkutan umum. Akhirnya saya saat itu menginap di rumah kakek saya yang berjarak hanya 20 menit ke lokasi ujian. Pagi jam 06.00 wib saya sudah diantar Ojek Online ke lokasi ujian. 

Kedengarannya terlalu lebay berangkat sepagi itu, tapi inilah salah satu ikhtiar saya saat itu

Ketika Anda sudah sampai di lokasi Ujian, jangan lupa langsung searching ruangan Ujian kita, dan menunggu saat diizinkan masuk ke dalam Ruang Ujian oleh Operator Ujian :)

4. Berdoa memohon kelulusan dengan tulus ikhlas pada Tuhan

Ini adalah jurus pamungkas kita, karena apapun yang kita rencanakan tetaplah Tuhan yang menentukan bagi kita. Proses tidak akan mengkhianati hasil, benar, tapi suatu "proses" juga tidak akan bisa mendapat hasil sesuai dengan keinginan kita tanpa campur tangan dari Nya.

Dekatkan diri Anda padaNya, saat ini, nanti dan seterusnya. Jangan pernah kita merasa bahwa kita bisa segalanya, bisa lulus dengan cara kita sendiri, atau karena kelalaian kita, tidak pernah terucap dari lisan kita permohonan kita padaNya

"Ya Allah Ya Rahman, berikanlah kemudahan, kelancaran dan kelulusan bagi rekan2 saya di seluruh Indonesia yang saat ini sedang berjuang ingin lulus Pretest PPG, Aamiin"

Keempat Tips&Trik dari saya ini semata-mata saya bagikan kepada Anda, bukan bermaksud apapun kecuali saya iringi dengan doa yang tulus dari saya semoga Anda dimudahkan selalu dalam meraih cita-cita yang Anda impikan.


Salam

NKarina



Minggu, 25 Agustus 2019

UP ? Siapa Takut ?!


Dear Readers, memang benar, bagi guru yang mengikuti PPG Dalam Jabatan, ada 2 hal yang lebih menegangkan dibandingkan dengan proses yang lain, yaitu UP dan UKIN. Kita adalah guru yang telah mengajar lebih dari 2 tahun. Bahkan beberapa rekan satu kelas saya dulu ada yang sudah berusia 50 tahunan. Bisa Anda bayangkan sudah berapa lamakah beliau-beliau ini mengajar. Pastinya sudah sangat berpengalaman! Dan saya salut, mereka bisa lulus Pre Test PPG dengan tipe soal High Order Thinking Skill tahun 2017, dimana saat itu Passing Grade kelulusan lebih tinggi dibandingkan prestest Mei 2018. Mereka luar biasa !

Tulisan ini hanyalah ingin menanyakan kepada Anda, apakah Anda takut UP?
Jangan, jangan takut. Hadapi saja dan pasti ia akan berlalu. Yakinlah. Nah yang menjadi persoalan adalah, bagaimana cara dia berlalu? Apakah akan berlalu begitu saja atau berlalu dan membawa berita gembira?

Untuk Lulus UP maka Anda harus berusaha maksimal. Kalau hanya usaha tapi ala kadarnya maka Anda bisa menebak bagaimana hasil akhirnya.

Saya berharap tentunya Anda lulus. Tapi ingatlah, segala usaha manusia akan sia-sia tanpa kekuasaan Tuhan. Banyak tulisan berbunyi "manusia hanya bisa berusaha dan Tuhanlah yang menentukan" ini benar. Setidaknya seperti yang telah saya alami. Tetaplah berdoa pada Tuhan untuk kelulusan Anda. Karena kadang, Anda tak menyangka bahwa Anda LULUS UP !

Kelulusan UP sama sekali tidak ditentukan oleh "pintar atau tidak pintar" dalam penilaian rekan Anda. Kadang nanti Anda akan menemukan fakta dimana seseorang yang Anda anggap lebih pintar dari Anda tidak lulus, sedangkan Anda yang merasa "ilmunya" dibawahnya Anda lulus.
atau kebalikannya, Anda merasa bisa menyelesaikan soal dengan baik, ketika cek ricek jawaban banyak yang benar "menurut Anda" tetapi ternyata Anda tidak lulus... (semoga ini tidak terjadi)

Tetaplah rendah hati, humble pada semua rekan Anda. Jangan pernah sekalipun Anda menjadi orang yang tinggi hati, pamer ilmu ketika menjawab pertanyaan Dosen (memang benar, sebenarnya memang Anda pintar, tapi rekan Anda yang lain akan melihat "kesombongan" diatas kepintaran Anda). Jangan. Sekalipun jangan.

Ingatlah Ilmu Padi, semakin berisi maka semakin merunduk.

Tetaplah semangat, terutama bagi Anda yang retaker (pengulang).
Menjadi retaker mungkin sudah merupakan beban tersendiri bagi Anda, jauh-jauh PPG tapi tidak lulus, bukan... bukan karena Anda sombong ilmu... tidak... ini hanyalah masalah rizqi....
Tetaplah Yakin dan Semangat bahwa Anda bisa lulus, mintalah pada Tuhan rizqi kelulusan, dibarengi dengan amal kebaikan Anda, sedekah misalnya. Bukankah sedekah dapat membuka pintu rizqi?

Ketika melihat pengemis di pintu kampus, tidak salah jika Anda memberikan uang 20.000 untuk beliau... Bagi kita 20.000 uang yang remeh dan sedikit, tapi bagi pengemis ini ia sangat membutuhkan itu dan keluarlah doa bagi kebaikan Anda dari lisannya...
 Ketika melihat tukang becak dayung di depan kampus yang sepi penumpang, padahal Anda tidak memerlukan naik becak, tidak salah jika Anda melipat uang 20.000 dan memberikan ke beliau, sambil Anda salami tangannya dan mengatakan maaf, bahwa Anda tidak naik becaknya tetapi Anda ingin memberikan sedikit uang itu untuk beliau, mungkin juga akan keluar doa kebaikan bagi Anda darinya....
Ketika melihat penjual kacang goreng atau telur puyuh rebus, tak salah jika Anda membeli 1 dan memberikan uang kembalian untuk mereka saja. Bagi Anda kembalian 15000 tidak ada harganya, bagi mereka, itu bisa untuk membeli beras bagi keluarganya dirumah...

Ingatlah bahwa dunia ini tentang take and give. Apa yang Anda tanam, itulah yang akan Anda tuai. Ingatlah bahwa hidup ini kita sebagai makhluk Tuhan, maka tebarlah kebaikan dan manfaat. Selamat menghadapi UP!

So, UP? Siapa Takut ?!

Jadwal UP UKMPPG Ristekdikti 2019




Dear Readers, sepertinya yang telah kita ketahui bersama bahwa tahap akhir untuk PPG adalah ujian Ujian UKMPPG yang terdiri dari UP (Uji Pengetahuan) dan UKin (Uji Kinerja). Untuk tahun 2019 ini pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) dilaksanakan dalam 4 Periode. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Periode ke 3 2019, tepatnya tanggal 31 Agustus-1 September 2019.
Bagi anda yang ujian pertama kali maka ini mungkin adalah saat yang paling mendebarkan. Saya yakin Anda bisa! Bagi retaker (pengulang) UP maka ini bukan yang pertama kali bagi Anda, maka tetaplah semangat dan optimis.

Untuk 2019, UKMPPG periode 4 nantinya adalah periode terakhir (menurut pengumuman Dirjen Kemristekdikti tgl 19 Desember 2018 lalu). Direncanakan dilaksanakan pada 23-24 November 2019.

Bagi retaker, maka Anda harus rajin-rajin mencari informasi nantinya kapan mulai daftar UP periode 4. Jangan sampai kehabisan kuota (kuota telah penuh) karena terlewat hari saat mendaftar. Ingatlah bahwa pendaftar UP bukan Anda seorang, dan perlu juga diketahui bahwa tiap LPTK penyelenggara UP memiliki batas kuota.

Minggu, 30 Juni 2019

Kisi-kisi UP UKMPPG Semua Jurusan



Dear Readers, kemarin ada Readers Blog saya yang meminta agar saya share Kisi-kisi UP UKMPPG. Memang tidak dipungkiri, adanya soal-soal latihan UP UKMPPG sangat membantu kita dalam belajar, tetapi Anda juga jangan lupa untuk membaca dengan seksama Kisi-kisi UP UKMPPG jurusan Anda. Agar Anda semakin yakin bahwa soal-soal yang Anda telah download dan pelajari sejalan dengan kisi-kisi. Catatan: untuk melihat kisi-kisi jurusan Anda, silahkan scroll ke bawah

Berikut ini saya sertakan Kisi-Kisi UP UKMPPG, silahkan dicermati :)

Selasa, 25 Juni 2019

3 Tips Lulus UKMPPG


Dear Readers, PPG Dalam Jabatan telah memasuki Tahap terakhir untuk Tahun 2019. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Program Sertifikasi bagi Guru berbentuk PLPG telah berakhir Desember 2017. Dimulai Tahun 2018 bentuk Program Sertifikasi Guru adalah PPG atau Program Pendidikan Profesi Guru. Bagi guru yang telah mengajar setelah lulus Pre-Test PPG maka akan ditetapkan sebagai Calon Peserta PPG setelah melalui Tahap Pemberkasan.

Apakah Anda adalah Mahasiswa PPG saat ini?

Nah, bagi Anda yang saat ini telah memasuki program PPG baik Daring, atau Workshop dan akan menghadapi UKMPPG maka saya akan memberikan Tips & Trik Lulus PPG. 

Petik Satu Pembelajaran Hidup

Dear Readers, pagi ini saya menemukan video youtube tentang kisah inspiratif seorang Dewi Sandra Killick. Saya sudah sering menyimak podcast...